Kinerja Wasit Pada Laga AC Milan vs Juventus Dinilai Sangat Buruk

Kinerja Wasit Pada Laga AC Milan vs Juventus Dinilai Sangat Buruk

08/01/2021 0 By publisher

Kinerja Wasit Pada Laga AC Milan vs Juventus Dinilai Sangat Buruk

Kinerja Wasit Pada Laga AC Milan vs Juventus Dinilai Sangat Buruk

Laga akbar antara AC Milan vs Juventus terhadap pekan 16 Liga Italia 2020-2021 menyisakan pertanyaan soal kinerja wasit Massimiliano Irrati. Sang pengadil mendapat sorotan tajam berasal dari dua fasilitas ternama Italia, La Gazzetta dello Sport dan Corriere dello Sport, dikarenakan dinilai merugikan ke dua tim.

Pertandingan yang terjadi di Stadion San Siro, Kamis 7 Januari 2021 dini hari WIB itu terjadi seru dan penuh aksi. Juventus mampu mengunci kemenangan penting dengan skor 3-1 yang sekaligus mengakhiri catatan tidak terkalahkan AC Milan di Liga Italia 2020-2021.

Lazimnya partai-partai besar lain, tetap tersedia cerita menarik yang terus dibahas. Kali ini, sorotan tersebut mengarah kepada kinerja wasit Massimiliano Irrati. Pria berusia 41 tahun itu dinilai luput didalam mengambil sejumlah ketetapan penting yang mengubah jalannya laga.

Dilansir berasal dari Football Italia, Jumat (8/1/2021), sejumlah ketetapan Irrati terhadap laga tersebut patut dipertanyakan. Salah satunya adalah disaat AC Milan mencetak gol balasan lewat kaki Davide Calabria di menit 41.

Kedua fasilitas Italia ternama itu sama-sama sepakat gol seharusnya dianulir. Sebab, Hakan Calhanoglu dinilai melaksanakan pelanggaran selagi merebut bola berasal dari penguasaan gelandang Juventus Adrien Rabiot. Untuk yang satu ini, sorotan termasuk mengarah kepada Daniele Orsato yang bertugas di VAR.

Mengapa demikian? Sesuai aturan, VAR seharusnya berikan mengerti wasit di lapangan kecuali tersedia dugaan pelanggaran didalam proses terciptanya gol. Pada persoalan ini, Daniele Orsato tidak mirip sekali berikan mengerti Massimiliano Irrati untuk mengecek lewat tayangan video soal potensi terjadinya pelanggaran.

Kesalahan ke dua melibatkan pelanggaran Rodrigo Bentancur terhadap Samu Castillejo. Gelandang berpaspor Uruguay itu untung lolos berasal dari kartu kuning kedua. Irrati menilai pelanggaran terhadap Castillejo tidak layak diganjar kartu.

Terakhir, Massimiliano Irrati termasuk tidak beri tambahan hadiah penalti kepada AC Milan di menit-menit akhir. Gantian kali ini Adrien Rabiot yang dinilai sudah melaksanakan pelanggaran terhadap Brahim Diaz. Tiga ketetapan itu membuat Irrati mendapat nilai buruk, yaitu 4 dan 4,5.

Kepemimpinan Massimiliano Irrati yang jelek itu memang merugikan ke dua kesebelasan. Cerita berlainan bisa saja terjadi andai insiden-insiden tersebut tidak luput berasal dari pengamatan, terutama bagi AC Milan. Bila Bentancur diusir keluar, Juventus tentu bakal ada masalah mengimbangi dikarenakan kurang kuantitas pemain.

Apa daya, pertandingan sudah selesai. Rossoneri untung dikarenakan pesaing terdekat mereka, Inter Milan dan Napoli, sama-sama menelan kekalahan. Posisi AC Milan di puncak klasemen tidak tergoyahkan dengan nilai 37 berasal dari 16 pertandingan.